Laboratory Instruments • Atomic Spectroscopy

XRF

XRF adalah teknik spektroskopi unsur yang mengukur sinar-X karakteristik yang dipancarkan atom setelah dieksitasi oleh sinar-X primer. Tiap unsur punya energi sinar-X fluoresensi unik.

Apa itu X-Ray Fluorescence Spectroscopy?

XRF adalah teknik spektroskopi unsur yang mengukur sinar-X karakteristik yang dipancarkan atom setelah dieksitasi oleh sinar-X primer. Tiap unsur punya energi sinar-X fluoresensi unik.

Untuk analisis unsur dari Na sampai U tanpa preparasi sampel, non-destruktif, dan multi-unsur simultan. Bisa padat, cair, bubuk langsung.

Tidak butuh digesti asam. Analisis langsung dalam 30-60 detik. Ini standar industri untuk QC logam, RoHS, pertambangan, dan arkeologi karena cepat dan tanpa merusak sampel.

Contoh Penggunaan

Screening RoHS Pb, Cd, Hg, Cr6+ dalam elektronik pada level 100 ppm dalam 30 detik. Atau analisis komposisi baja 20 unsur sekaligus.

Kapan X-Ray Fluorescence Spectroscopy Digunakan?

Logam & Paduan

Identifikasi grade dan komposisi paduan.

  • PMI Positive Material ID
  • Analisis Baja, Al, Cu
  • QC Daur Ulang Scrap
  • Kadar Emas Karat

Regulasi & Lingkungan

Screening unsur terlarang dan kontaminan.

  • RoHS Pb Cd Hg Cr6+ Br
  • Cat Timbal dalam Mainan
  • Tanah Tercemar Logam
  • Semen dan Keramik

Tambang & Geologi

Analisis bijih dan eksplorasi lapangan.

  • Analisis Bijih Fe, Cu, Ni
  • Eksplorasi dengan Handheld
  • Semen dan Batu Kapur
  • Minyak dan Batubara

Jenis Sampel

Sampel Contoh Tujuan
Padat Logam, Batuan, Plastik Analisis langsung tanpa digesti. Permukaan harus rata.
Bubuk/Pelet Tanah, Semen, Ore Digerus dan di-press jadi pelet untuk homogenitas.
Cair Minyak, Air Dalam cup mylar film tipis. Hati-hati kebocoran.

Hasil Analisis

Grafik intensitas vs energi keV + tabel % atau ppm unsur.

  • K-alpha dan L-alpha Peaks Puncak energi karakteristik untuk identifikasi unsur.
  • Konsentrasi % atau ppm Hasil kuantifikasi dengan metode Fundamental Parameter FP.
  • LOD ppm WDXRF = ppm. EDXRF = 10-100 ppm. Handheld = 50-100 ppm.

Bagaimana Cara Kerja X-Ray Fluorescence Spectroscopy?

Tabung sinar-X memancarkan foton energi tinggi. Foton menendang elektron kulit dalam atom sampel. Elektron kulit luar jatuh mengisi kekosongan dan memancarkan sinar-X fluoresensi dengan energi khas unsur. Detector SDD/PIN di EDXRF atau kristal di WDXRF memisahkan energi. Software FP mengkonversi jadi %.

  1. Letakkan sampel pada jendela ukur. Pastikan aman dan tertutup.
  2. Eksitasi dengan tabung X 50kV selama 30-120 detik.
  3. Detector mengukur energi sinar-X fluoresensi yang keluar.
  4. Software mengidentifikasi unsur dari energi dan menghitung % dari intensitas.
  5. Koreksi efek matriks dengan FP atau kurva empiris.

Pelajari Konsep Dasarnya Terlebih Dahulu

Available Systems

Precision is Language. Integrity is Law