General Laboratory
Peralatan dasar yang mendukung seluruh aktivitas laboratorium.
Setiap instrumen laboratorium lahir untuk menjawab pertanyaan ilmiah yang berbeda. Pelajari teknologi di balik setiap sistem analisis, pahami kapan instrumen digunakan, bagaimana prinsip kerjanya, serta bagaimana memilih teknologi yang tepat sebelum melakukan penelitian maupun pengujian laboratorium.
Tidak ada satu instrumen yang mampu menyelesaikan seluruh kebutuhan analisis laboratorium. Sebagian instrumen dirancang untuk memisahkan campuran senyawa, sebagian lainnya digunakan untuk mengidentifikasi struktur molekul, mengukur kandungan unsur, menganalisis DNA, hingga mempelajari perilaku sel hidup. Oleh karena itu, memahami fungsi dasar setiap teknologi merupakan langkah pertama sebelum memilih instrumen maupun mempelajari cara penggunaannya.
Peralatan dasar yang mendukung seluruh aktivitas laboratorium.
Memisahkan campuran menjadi senyawa individual.
Mempelajari interaksi cahaya dengan materi.
Mengukur kandungan unsur hingga level trace.
Analisis DNA, RNA, dan biomolekul.
Karakterisasi sel, kultur, dan penelitian biologi.
General Laboratory Instruments merupakan peralatan dasar yang digunakan hampir di seluruh laboratorium. Instrumen pada kategori ini mendukung proses preparasi sampel, penimbangan, pemanasan, pendinginan, pencampuran, sterilisasi, penyimpanan hingga pengendalian lingkungan laboratorium sebelum analisis dilakukan menggunakan instrumen analitik.
Penimbangan presisi tinggi untuk preparasi sampel.
Penimbangan rutin laboratorium.
Memisahkan partikel berdasarkan gaya sentrifugal.
Menjaga suhu optimum selama inkubasi.
Pengeringan sampel pada temperatur terkontrol.
Sterilisasi menggunakan uap bertekanan.
Menghasilkan air ultrapure laboratorium.
Chromatography digunakan ketika sampel terdiri dari banyak senyawa yang harus dipisahkan sebelum diidentifikasi maupun dihitung kadarnya. Teknologi ini menjadi tulang punggung laboratorium farmasi, pangan, lingkungan, forensik, petrokimia hingga penelitian.
Liquid chromatography untuk analisis kuantitatif.
High speed liquid chromatography.
Analisis senyawa volatil.
Liquid Chromatography Mass Spectrometry.
Gas Chromatography Mass Spectrometry.
Teknologi spektroskopi memanfaatkan interaksi cahaya dengan sampel untuk memperoleh informasi mengenai identitas, struktur maupun konsentrasi suatu senyawa.
Analisis absorbansi UV dan Visible.
Identifikasi gugus fungsi molekul.
Analisis struktur molekul.
Analisis fluoresensi molekul.
Analisis logam menggunakan absorpsi atom.
Kelompok instrumen ini digunakan untuk menentukan kandungan unsur logam maupun non-logam dari level persen hingga trace bahkan ultra-trace.
Analisis multi unsur.
Analisis trace element.
Analisis unsur tanpa destruksi.
Total Organic Carbon.
Analisis karbon dan sulfur.
Instrumen molecular biology digunakan untuk amplifikasi DNA, analisis genetik, sequencing, identifikasi mikroorganisme hingga penelitian genomik modern.
Amplifikasi DNA.
Quantitative PCR.
Absolute DNA Quantification.
Analisis genom skala besar.
Pemisahan DNA dan protein.
Instrumen life science digunakan untuk karakterisasi sel, kultur jaringan, imunologi, mikrobiologi, bioteknologi serta berbagai penelitian biomedis.
Karakterisasi populasi sel.
Perhitungan jumlah sel.
Kultur sel mamalia.
Observasi kultur sel.
Analisis assay mikroplate.