Laboratory Instruments • Cell Culture

CO2 Incubator

CO2 Incubator adalah lemari terkontrol yang menjaga suhu 37°C, kelembapan >95%, dan CO2 5% untuk meniru kondisi fisiologis tubuh manusia guna kultivasi sel mamalia.

Apa itu CO2 Incubator?

CO2 Incubator adalah lemari terkontrol yang menjaga suhu 37°C, kelembapan >95%, dan CO2 5% untuk meniru kondisi fisiologis tubuh manusia guna kultivasi sel mamalia.

Untuk menumbuhkan sel mamalia, bakteri, jamur, atau organoid dalam kondisi steril dan stabil. CO2 menjaga pH media 7.2-7.4 via sistem buffer bikarbonat.

Sel mamalia mati tanpa pH dan suhu stabil. Drift CO2 1% = pH shift 0.3. Kontaminasi jamur/bakteri = gagal eksperimen. Ini peralatan inti semua lab biologi, biopharma, dan terapi sel.

Contoh Penggunaan

Kultur sel HEK293 untuk produksi protein rekombinan. Atau ekspansi CAR-T cell untuk terapi kanker di GMP facility.

Kapan CO2 Incubator Digunakan?

Biopharma & Terapi Sel

Produksi dan ekspansi sel GMP.

  • CAR-T dan MSC
  • Produksi Vaksin Sel
  • Antibodi Monoklonal
  • Stem Cell

Riset Biologi

Kultur sel mamalia rutin.

  • HEK293, HeLa, CHO
  • Primary Cell
  • Organoid
  • Transfeksi

Mikrobiologi

Kultur bakteri kapnofilik.

  • Streptococcus
  • Neisseria
  • Campylobacter
  • CO2 10%

Jenis Sampel

Sampel Contoh Tujuan
Sel Adherent HEK293, Vero Dalam flask T25/T75 atau plate. Butuh kelembapan tinggi.
Sel Suspensi CHO, Jurkat Dalam shaker flask atau bioreactor kecil.
Organoid 3D Culture Matrigel dome. Sangat sensitif pH dan suhu.

Hasil Analisis

Log 21 CFR Part 11 untuk validasi GMP.

  • Temperature Log Mapping suhu 9 titik. Uniformitas ±0.5°C.
  • CO2 Log Stabilitas CO2. IR sensor lebih akurat dari TC.
  • Alarm History Record door open, CO2 loss, over-temp untuk audit.

Bagaimana Cara Kerja CO2 Incubator?

Ruang baja tahan karat dipanaskan air-jacket atau direct heat ke 37°C. CO2 dari tabung diinjeksikan dan dikontrol PID oleh sensor IR atau TC. Air tray menjaga RH >95%. Kipas sirkulasi udara homogen. HEPA filter dan decontaminasi 180°C menjaga sterilitas.

  1. Setpoint: 37°C, 5% CO2, RH >95%. Kalibrasi sensor IR CO2 tiap 6 bulan.
  2. Masukkan sel dalam media DMEM + 10% FBS + NaHCO3.
  3. CO2 larut jadi H2CO3 > H+ + HCO3- untuk buffer pH 7.4.
  4. Monitor via log. Buka pintu minimal untuk cegah loss CO2.
  5. Decontaminasi 180°C 12 jam tiap bulan untuk hilangkan jamur.

Pelajari Konsep Dasarnya Terlebih Dahulu

Available Systems

Precision is Language. Integrity is Law