Reagents & Chemicals

Caffeine

Nama lain: 1,3,7-Trimethylxanthine, Kafein, Theine

Overview

Definisi: Caffeine adalah alkaloid xantin yang secara alami ditemukan pada biji kopi, teh, dan biji kakao. Digunakan sebagai stimulan sistem saraf pusat dan diuretik ringan.

Mekanisme: Bekerja sebagai antagonis reseptor adenosin A1 dan A2 sehingga menghambat efek sedatif adenosin dan meningkatkan pelepasan neurotransmitter seperti dopamin dan norepinefrin.

Indikasi

  • Stimulan untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan
  • Adjuvan pada analgesik untuk sakit kepala dan migrain
  • Stimulan pernapasan pada apnea prematur
  • Digunakan dalam uji laboratorium sebagai standar pembanding

Contoh Sediaan

  • Tablet 50mg, 100mg, 200mg
  • Injeksi 10mg/mL untuk neonatus
  • Serbuk murni untuk analisis
  • Campuran dalam minuman energi dan suplemen

Why

  • Efek stimulan cepat dan dapat diprediksi
  • Bioavailabilitas oral hampir 100%
  • Digunakan luas dalam industri farmasi dan makanan
  • Memiliki monografi jelas di Farmakope dan USP

When

  • Digunakan saat dibutuhkan peningkatan kewaspadaan dan konsentrasi
  • Sebagai kombinasi dengan analgesik untuk meningkatkan efek pereda nyeri
  • Tidak dianjurkan pada pasien dengan gangguan kecemasan berat dan insomnia
  • Hindari konsumsi >400mg/hari untuk dewasa sehat

How

  • Dosis dewasa: 100-200mg per pemberian, maksimal 400mg/hari
  • Untuk uji kadar: gunakan metode HPLC atau titrasi non-aqueous
  • Larutkan dalam air panas atau kloroform untuk analisis
  • Simpan dalam wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan lembab

Sifat Fisika Kimia

Rumus molekul
C8H10N4O2
Berat molekul
194.19 g/mol
Penampilan
Serbuk kristal putih mengkilap
Bau
Tidak berbau
Rasa
Pahit
Kelarutan
Larut dalam air panas, kloroform, dan etanol. Sedikit larut dalam air dingin
Titik leleh
235-238°C
Ph
6.9 pada larutan jenuh 25°C

Uji Analisis Praktikum

Uji Identifikasi TLC

MetodeKromatografi Lapis Tipis

ProsedurLarutkan sampel dalam metanol. Bercakkan pada plat silika gel. Eluen: kloroform:metanol 9:1. Semprot dengan pereaksi Dragendorff.

Kriteria PenerimaanMenunjukkan bercak utama dengan Rf yang sama dengan baku pembanding caffeine

Penetapan Kadar

MetodeHPLC

ProsedurFase gerak: campuran buffer fosfat pH 3.0 dan asetonitril. Kolom C18. Detektor UV 273nm.

Kriteria PenerimaanTidak kurang dari 98.5% dan tidak lebih dari 101.0% C8H10N4O2 terhadap zat kering

Uji Kehilangan pada Pengeringan

MetodeGravimetri

ProsedurKeringkan 1g sampel pada suhu 100-105°C selama 3 jam.

Kriteria PenerimaanTidak lebih dari 1.0%

Referensi

  • Farmakope Indonesia Edisi VI, 2020
  • USP-NF 2024, Caffeine Monograph
  • ICH Q2(R1) Validation of Analytical Procedures

Caffeine termasuk zat yang penggunaannya diatur. Data ini untuk keperluan laboratorium dan edukasi. Ikuti regulasi BPOM untuk penggunaan pada produk jadi.

Konten pada Knowledge Base Pratama Sains Global hanya untuk tujuan edukasi dan informasi. Data tidak dimaksudkan sebagai pengganti Farmakope, USP, atau regulasi resmi.

Precision is Language. Integrity is Law