Reagents & Chemicals

Chlorpheniramine Maleate

Nama lain: CTM, Chlorpheniramine, Klorfeniramin Maleat

Overview

Definisi: Chlorpheniramine Maleate adalah antihistamin generasi pertama turunan alkilamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi.

Mekanisme: Bekerja sebagai antagonis kompetitif reseptor H1 histamin sehingga menghambat efek histamin pada pembuluh darah, otot polos, dan jaringan lain.

Indikasi

  • Rinitis alergi musiman dan sepanjang tahun
  • Urtikaria dan reaksi alergi kulit
  • Konjungtivitis alergi
  • Gejala flu dan batuk alergi dalam kombinasi sediaan

Contoh Sediaan

  • Tablet 4mg
  • Sirup 2mg/5mL
  • Injeksi 10mg/mL
  • Kombinasi dengan parasetamol dan dekstrometorfan

Why

  • Efek antihistamin cepat, onset 20-30 menit
  • Harga ekonomis dan sudah lama digunakan secara klinis
  • Tersedia dalam berbagai sediaan tunggal dan kombinasi
  • Memiliki efek sedatif yang bermanfaat untuk alergi malam hari

When

  • Diberikan saat muncul gejala alergi seperti bersin, gatal, dan mata berair
  • Digunakan sebelum paparan alergen untuk pencegahan
  • Hati-hati pada pasien gangguan prostat, glaukoma, dan kehamilan
  • Tidak dianjurkan bersamaan dengan alkohol dan obat penenang lain

How

  • Dosis dewasa: 4mg setiap 4-6 jam, maksimal 24mg/hari
  • Dosis anak 2-6 tahun: 1mg setiap 4-6 jam
  • Untuk uji kadar: gunakan metode titrasi non-aqueous atau HPLC
  • Simpan pada suhu kamar, wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya

Sifat Fisika Kimia

Rumus molekul
C16H19ClN2.C4H4O4
Berat molekul
390.86 g/mol
Penampilan
Serbuk kristal putih
Bau
Tidak berbau
Rasa
Sangat pahit
Kelarutan
Sangat larut dalam air dan etanol, larut dalam kloroform
Titik leleh
130-135°C
Ph
4.0 - 5.5 pada larutan 1% dalam air

Uji Analisis Praktikum

Uji Identifikasi

MetodeReaksi Warna dan IR

ProsedurLarutkan 10mg sampel dalam 2mL air. Tambah 1mL HNO3 encer dan 0.5mL AgNO3. Terbentuk endapan putih AgCl.

Kriteria PenerimaanSpektrum IR sesuai dengan baku pembanding CTM

Penetapan Kadar

MetodeTitrasi Non-Aqueous

ProsedurLarutkan 0.3g sampel dalam 50mL asam asetat glasial. Titrasi dengan HClO4 0.1N menggunakan indikator kristal violet.

Kriteria PenerimaanTidak kurang dari 98.0% dan tidak lebih dari 102.0% C16H19ClN2.C4H4O4 terhadap zat kering

Uji Zat Pengotor Terkait

MetodeHPLC

ProsedurGunakan kolom C18. Fase gerak buffer fosfat dan asetonitril. Detektor UV 260nm.

Kriteria PenerimaanTidak ada puncak pengotor >0.5%. Total pengotor tidak lebih dari 2.0%

Referensi

  • Farmakope Indonesia Edisi VI, 2020
  • USP-NF 2024, Chlorpheniramine Maleate Monograph
  • BP 2023, Chlorpheniramine Maleate

CTM memiliki efek sedatif. Data ini untuk keperluan laboratorium dan edukasi. Penggunaan pada obat jadi harus sesuai resep dan regulasi BPOM.

Konten pada Knowledge Base Pratama Sains Global hanya untuk tujuan edukasi dan informasi. Data tidak dimaksudkan sebagai pengganti Farmakope, USP, atau regulasi resmi.

Precision is Language. Integrity is Law