Reagents & Chemicals

Ibuprofen

Nama lain: 2-(4-isobutylphenyl)propanoic acid, Advil, Motrin

Overview

Definisi: Ibuprofen adalah senyawa antiinflamasi non-steroid (NSAID) turunan asam propionat yang digunakan sebagai analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi.

Mekanisme: Bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase COX-1 dan COX-2 sehingga sintesis prostaglandin berkurang.

Indikasi

  • Analgesik untuk nyeri ringan sampai sedang
  • Antipiretik untuk menurunkan demam
  • Antiinflamasi pada arthritis reumatoid dan osteoarthritis
  • Dismenore dan nyeri muskuloskeletal

Contoh Sediaan

  • Tablet 200mg, 400mg, 600mg
  • Sirup 100mg/5mL
  • Gel topikal 5%
  • Supositoria 125mg

Why

  • Digunakan secara luas karena efek antiinflamasi yang lebih baik dibanding parasetamol
  • Onset kerja cepat, 30-60 menit setelah pemberian oral
  • Tersedia dalam berbagai bentuk sediaan untuk dewasa dan anak
  • Profil keamanan yang sudah terdokumentasi luas

When

  • Digunakan saat pasien mengalami nyeri, demam, atau peradangan
  • Tidak dianjurkan pada pasien dengan tukak lambung aktif
  • Hati-hati pada pasien gangguan ginjal dan kardiovaskular
  • Diberikan setelah makan untuk mengurangi iritasi lambung

How

  • Dosis dewasa: 200-400mg setiap 4-6 jam, maksimal 1200mg/hari tanpa resep
  • Diminum dengan air putih dan makanan
  • Untuk uji kadar: gunakan metode titrasi alkalimetri atau HPLC
  • Simpan pada wadah tertutup rapat, terlindung dari cahaya, suhu <30°C

Sifat Fisika Kimia

Rumus molekul
C13H18O2
Berat molekul
206.28 g/mol
Penampilan
Serbuk kristal putih
Bau
Tidak berbau
Kelarutan
Sangat sedikit larut dalam air, larut dalam etanol dan kloroform
Titik leleh
75-78°C
Ph
4.4 - 4.6 pada larutan jenuh

Uji Analisis Praktikum

Uji Identifikasi IR

MetodeSpektrofotometri Inframerah

ProsedurCampur 2mg sampel dengan KBr, buat pelet. Bandingkan spektrum dengan baku pembanding ibuprofen.

Kriteria PenerimaanSpektrum menunjukkan puncak serapan yang sama pada daerah gugus C=O, C-H aromatik

Penetapan Kadar

MetodeTitrasi Alkalimetri

ProsedurLarutkan 0.5g sampel dalam 50mL etanol 95%. Titrasi dengan NaOH 0.1N menggunakan indikator fenolftalein.

Kriteria PenerimaanTidak kurang dari 98.0% dan tidak lebih dari 102.0% C13H18O2 terhadap zat kering

Uji Kemurnian - Logam Berat

MetodeSpektrofotometri Serapan Atom

ProsedurLarutkan sampel sesuai Farmakope. Ukur kadar Pb, As, Hg.

Kriteria PenerimaanTidak lebih dari 10 ppm

Referensi

  • Farmakope Indonesia Edisi VI, 2020
  • USP-NF 2024, Ibuprofen Monograph
  • ICH Q2(R1) Validation of Analytical Procedures

Data ini untuk keperluan laboratorium dan edukasi. Untuk formulasi obat harap merujuk pada CPOB dan regulasi BPOM.

Konten pada Knowledge Base Pratama Sains Global hanya untuk tujuan edukasi dan informasi. Data tidak dimaksudkan sebagai pengganti Farmakope, USP, atau regulasi resmi.

Precision is Language. Integrity is Law